Sidoarjo, mediabhayangkara.id – Tokoh publik yang akrab dikenal sebagai “Dokter Idola Rakyat”, Andre Yulius, M.,H., pada Jumat (5/12/2025) kembali menyuarakan kritik keras sekaligus seruan nasional terkait dua isu mendesak di Indonesia: pemberantasan korupsi dan penyelamatan lingkungan. Sebagai Dewan Pakar Kesehatan LSM LIRA Sidoarjo dan aktivis yang vokal dalam isu antikorupsi, anti birokrasi buruk, serta anti-intoleransi, Andre menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan langkah lebih berani dan terukur untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
Dalam pernyataannya, Andre menilai bahwa korupsi dan kerusakan lingkungan merupakan dua masalah yang saling terkait. Keduanya berkontribusi besar terhadap menurunnya kualitas hidup masyarakat serta merusak fondasi pembangunan yang seharusnya berjalan adil dan berkelanjutan.
Tindakan Tanpa Kompromi untuk Mafia Korupsi dan Pembalakan Liar
Andre menyoroti masih maraknya praktik korupsi, terutama di sektor-sektor vital seperti kehutanan, layanan publik, hingga pembangunan infrastruktur. Praktik tersebut, menurutnya, tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memperburuk ketimpangan sosial.
Ia juga memperingatkan tentang ancaman besar dari sindikat penebangan hutan ilegal yang hingga kini sulit diberantas. Aktivitas mafia kehutanan tersebut dianggapnya sebagai kejahatan jangka panjang yang merusak ekologi dan mengancam masa depan generasi penerus.
Karena itu, Andre mendorong adanya penegakan hukum yang lebih tegas dan tidak pandang bulu. Bahasa keras yang ia gunakan, katanya, bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar memahami betapa berbahayanya korupsi dan perusakan alam yang terjadi secara sistematis.
Gerakan Penghijauan Perlu Implementasi Nyata, Bukan Seremonial
Tidak hanya berbicara mengenai hukuman bagi pelaku kejahatan lingkungan, Andre menekankan pentingnya menjaga dan memulihkan kawasan hutan Indonesia. Ia menolak gagasan bahwa gerakan penghijauan cukup dilakukan lewat kampanye seremonial atau aksi penanaman yang tidak diikuti pemeliharaan.
Menurutnya, rehabilitasi kawasan rusak, konservasi hutan, serta pengawasan ketat harus menjadi prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa upaya penyelamatan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas, komunitas pecinta lingkungan, siswa, dan lembaga independen.
“Tidak bisa ada masa depan hijau jika korupsi terus merajalela. Dan tidak ada keadilan bagi rakyat jika hutan-hutan kita terus habis karena ulah mafia,” ujarnya dengan tegas.
Sosok Vokal yang Konsisten Mengawal Kepentingan Publik
Selama ini, Andre Yulius dikenal sebagai figur yang berani bersuara dalam berbagai isu publik. Mulai dari bidang kesehatan, perbaikan kualitas layanan birokrasi, hingga perlindungan hak masyarakat kecil, ia kerap menjadi suara yang merepresentasikan kepentingan publik.
Peran aktifnya sebagai Dewan Pakar Kesehatan LIRA Sidoarjo juga membuatnya sering terlibat dalam advokasi di tingkat lapangan, termasuk memerangi pungutan liar serta kebijakan tidak berpihak yang membebani masyarakat.
Konsistensi dan keberaniannya membuat banyak orang memberi julukan “Dokter Idola Rakyat”, simbol kedekatannya dengan warga dan kepeduliannya pada isu yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ajakan Kolaborasi Nasional untuk Selamatkan Masa Depan
Menutup pernyataannya, Dokter Andre menyerukan kolaborasi nasional lintas sektor. Ia mengajak pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, lembaga masyarakat sipil, komunitas akar rumput, hingga tokoh pemuda untuk bersama-sama merawat Indonesia.
Menurutnya, tidak ada perubahan besar yang terjadi tanpa sinergi. Dalam situasi di mana korupsi dan kerusakan hutan terus mengancam, ia menilai bahwa hanya kerja kolektif seluruh bangsa yang mampu melahirkan Indonesia yang bersih, adil, dan berkelanjutan. (dedi)
publikasi HR

Social Footer