Breaking News

Polres Boyolali Keluarkan Imbauan Kamtibmas Jelang Ramadhan, Fokus Berantas Petasan hingga Perang Sarung

 

BOYOLALI, mediabhayangkara.id – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Boyolali gencar melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat demi menjaga kondusifitas wilayah. Fokus utama imbauan adalah mencegah aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum dan keselamatan warga selama bulan puasa.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan damai. 

"Kami menghimbau kepada warga masyarakat Boyolali untuk pertama yaitu menghindari permainan petasan, karena sangat-sangat membahayakan dan mengganggu keselamatan dari warga sendiri," ujar Kapolres AKBP Indra Maulana Saputra.

Selain petasan, Kapolres juga menyoroti dua fenomena lain yang kerap muncul di bulan Ramadhan dan berpotensi memicu gangguan keamanan. 

Gangguan potensi Kamtibmas lain yakni potensi adanya balap liar, serta perang sarung yang bisa memicu tawuran.

“Jadi, itu beberapa hal imbauan yang kami sampaikan dan kami harapkan, warga masyarakat Boyolali dapat mentaati hal-hal yang kami sampaikan tersebut," tambahnya.

Kapolres Boyoalu AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan, bahwa jajaran Polres Boyolali telah memulai kegiatan patroli jauh sebelum memasuki bulan Ramadhan. 

Patroli ini tidak hanya dilaksanakan di siang hari, tetapi juga intensif di malam hari, terutama pada jam-jam rawan dan di lokasi-lokasi yang terindikasi sering dijadikan tempat balap liar, perang sarung, atau aktivitas negatif lainnya.

"Ini akan terus secara berlanjut, dan akan kita laksanakan sampai dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini tentunya kami laksanakan untuk menjaga kondusifitas wilayah Boyolali, sehingga seluruh umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, dapat melaksanakan ibadah dan beribadah dengan khusyu' dan tenang selama bulan Ramadhan," tegasnya.

Beberapa lokasi yang terindikasi sering digunakan untuk balap liar menjadi fokus perhatian khusus petugas untuk memastikan kegiatan tersebut tidak terulang.

Terkait fenomena perang sarung, Polres Boyolali juga tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin kerja sama erat dengan berbagai elemen terkait, seperti Kodim, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kepala sekolah di wilayah Boyolali. 

"Untuk mengglorifikasikan terkait dengan bahaya perang sarung. Sehingga nanti dapat membantu menyampaikan hal tersebut kepada para pemuda, pelajar, yang memang kerap melaksanakan perang sarung di selama bulan suci Ramadhan ini," pungkas Kapolres Boyolali. (Khnza_Haryati)

Ucapan Hari Jadi PERS Nasional

Ucapan Hari Jadi PERS Nasional
Anggota DPD RI/MPR - RI

Para Pembina Media Bayangkara Group

Para Pembina Media Bayangkara Group

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close