Surabaya MBG (Media Bhayangkara Group) - Perbincangan hangat dari dua sosok beda usia yang sangat positif dan bermanfaat serta informatif, signifikan sekaligus bernuansa memberikan edukasi antara :
- Ghifary Rexianda Davisto (Ketua DPC BERANI Kota SURABAYA & Ketua BRIMMAN) dengan
* Ir. Anita Puji Utami, S.T., MAP., IPM (Dirut PT Adiluhung Saranasegara Indonesia & Ketua Iperindo)
Ghifary Rexianda Davisto, Ketua DPC BERANI Kota Surabaya sekaligus Ketua BRIMMAN, mengadakan pertemuan hangat dengan Ir. Anita Puji Utami, S.T., MAP., IPM, Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia dan Ketua Iperindo.
Diskusi or bincang bincang yang bernuansa memberikan edukasi dan bersifat informatif serta signifikan ini dilakukan di
Kedai Legendaris
milik Ibu Anita, sebuah tempat yang bersih dan nyaman di Jalan Jojoran 3 No. 1, Surabaya. Pertemuan ini tidak hanya mengeratkan silaturahmi, tetapi juga mengobarkan semangat baru dalam perjuangan di tengah dinamika masa kini. Suasana Kedai Legendaris yang nyaman dan hangat menjadi latar ideal bagi diskusi mendalam penuh inspirasi.
Dalam kesempatan itu, Ghifary dan Direktur Utama berbagi cerita, ide, serta pandangan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi anak muda ke depan.
Kutipan Filosofis tentang Perjuangan
Ketika Ghifary bertemu Ibu Anita sebagai seorang tokoh yang berkecimpung di dunia Perkapalan, Ghifary teringat kata-kata dari Benazir Bhutto yang pernah di sampaikan oleh Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M.
"Sebuah kapal tampak indah saat berlabuh di dermaga. Namun kapal diciptakan bukan sekedar untuk ditambatkan namun untuk mengarungi samudera dan menerjang ombak.(Disinyalir cuplikan kata dari Benazir Bhutto).
Jadi Kapal dibuat untuk menghajar gelombang membelah lautan, kegagahan kita adalah ketika kita memberikan sumbangsih untuk menjawab gelombang persoalan dan lautan problem di republik ini.
Kecintaan Ibu Anita Pada Ilmu Pengetahuan
Rumah Ibu Anita memiliki Perpustakaan Umum yang berada di depan rumahnya, menurut Ghifary ini menunjukkan bagaimana kecintaan Ibu Anita dengan ilmu pengetahuan, menunjukkan bahwa Ibu Anita ini kutu buku dan menunjukkan bahwa Ibu Anita menginginkan anak-anak muda yang berada di wilayah rumah nya gemar membaca dan mencintai ilmu.
Karena "Buku adalah Kapal Pikiran yang berlayar melalui lautan waktu" kata kata tersebut terinspirasi dari kutipan Francis Bacon.
Refleksi dan Harapan Ghifary
Ghifary merasa sangat bersyukur dapat bertemu dengan Ibu Anita di tengah kesibukannya yang luar biasa. Pertemuan ini meninggalkan kesan mendalam baginya, terutama karena Ghifary sangat mengagumi perjalanan dan proses yang telah dilalui Ibu Anita hingga mencapai kesuksesan.
Momen berharga ini juga menjadi kesempatan bagi Ghifary untuk menerima nasehat dan bimbingan yang sangat berarti, sebagai bekal untuk menjalani lika-liku kehidupan ke depan.
Ghifary berharap, lewat pertemuan ini, tali silaturrahmi dengan Ibu Anita dapat semakin erat terjalin sehingga ia selalu mendapatkan dukungan, nasehat, dan bimbingan dalam setiap perjuangannya menuju masa depan yang lebih baik.
Sumber : GRD
PUBLISHED BY JACK'SUPIT

Social Footer