Situbondo, mediabhayangkara.id – Bupati Situbondo, Mas Rio, menunjukkan komitmennya terhadap keadilan dan kemanusiaan dengan memberikan bantuan hukum kepada seorang kakek yang terjerat kasus pencurian burung cendet. Kasus ini, yang bermula dari tindakan seorang kakek yang mengambil burung cendet di kawasan hutan Baluran demi memenuhi kebutuhan pangannya, telah menarik perhatian luas dari berbagai kalangan, Minggu (14/12/2025).
Dalam pernyataannya, Bupati Mas Rio menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan bagian hukum pemerintahannya untuk mengurus kasus ini. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang menghadapi kesulitan hukum, terutama mereka yang terpaksa melakukan tindakan di luar hukum karena desakan ekonomi.
Pendekatan yang diambil oleh Bupati Mas Rio sejalan dengan prinsip restorative justice, yang menekankan pada pemulihan kerugian dan reintegrasi pelaku ke dalam masyarakat. Prinsip ini dianggap lebih relevan dalam kasus-kasus seperti ini, di mana pelaku melakukan tindakan kriminal bukan karena niat jahat, melainkan karena kebutuhan mendesak.
Tindakan Bupati Situbondo ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Dengan memberikan bantuan hukum dan mengupayakan penyelesaian yang adil, Mas Rio tidak hanya membantu individu yang bersangkutan, tetapi juga memberikan pesan yang kuat tentang pentingnya keadilan sosial dan kemanusiaan dalam penegakan hukum.
Kasus ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali kebijakan terkait pengelolaan sumber daya alam dan perlindungan masyarakat rentan. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan, seperti memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan ekonomi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Dengan demikian, langkah yang diambil oleh Bupati Situbondo, Mas Rio, patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi daerah lain. Keadilan tidak hanya soal hukum, tetapi juga soal kemanusiaan dan rasa empati terhadap sesama.
penulis ; iwak
publikasi HR

Social Footer