Breaking News

Pengajian dan Sholawat sebagai Implementasi Pembinaan Spiritual di Lapas Kelas IIB Bondowoso

 


BONDOWOSO, mediabhayangkara.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bondowoso menyelenggarakan kegiatan pengajian dan sholawat yang menghadirkan Al-Mukarrom Kiai Haji Raden Ahmad Aza’im Ibrahimy, seorang tokoh agama terkemuka dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kualitas pembinaan spiritual bagi warga binaan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran diri.

Inisiasi kegiatan ini muncul dari kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Bondowoso dan mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy. Mahasiswa yang tengah melaksanakan magang di Lapas melihat potensi besar dalam kegiatan keagamaan sebagai sarana efektif untuk mendekatkan diri dengan warga binaan dan memberikan pendampingan yang lebih intensif. Apresiasi terhadap inisiatif ini datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran Lapas dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, yang melihatnya sebagai langkah progresif dalam mendukung program rehabilitasi.

Ketua Panitia, Samsul Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan siraman rohani, tetapi juga menjadi bagian integral dari proses pembelajaran mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan warga binaan, mahasiswa dapat mengaplikasikan teori-teori dakwah yang telah dipelajari di bangku kuliah. Sebagai simbol apresiasi, Samsul menyerahkan buku biografi Ki As’ad Syamsul Arifin kepada Kalapas, dengan harapan dapat menjadi inspirasi dalam membina warga binaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathor Rozi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Lapas dan mahasiswa. Ia menekankan bahwa kegiatan pengajian dan sholawat memiliki manfaat signifikan dalam memberikan pendampingan mental dan spiritual bagi warga binaan. Kehadiran Kiai Aza’im diharapkan dapat memberikan kesejukan hati dan semangat baru bagi warga binaan, serta meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Bondowoso, Nunus, menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya terbatas pada keterampilan, tetapi juga pembinaan keagamaan. Dukungan dari para kiai dan tokoh masyarakat dianggap sebagai energi positif yang dapat memotivasi warga binaan untuk menjadi individu yang lebih baik. Kalapas berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga dapat mewujudkan warga binaan yang produktif, berakhlak, dan siap kembali ke masyarakat.

Kegiatan pengajian dan sholawat ini mencerminkan upaya komprehensif dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan di Lapas Kelas IIB Bondowoso. Sinergi antara Lapas, perguruan tinggi, dan tokoh agama menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam melaksanakan program pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

penulis ; iwak

publikasi HR

Ucapan Hari Jadi PERS Nasional

Ucapan Hari Jadi PERS Nasional
Anggota DPD RI/MPR - RI

Para Pembina Media Bayangkara Group

Para Pembina Media Bayangkara Group

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close