SUKABUMI, mediabhayangkara.id – Kopi gunung gombong sendiri memiliki sejarah dan sudah dipatenkan. Kebun kopi gunung gombong banyak ditanam di daerah Ciengang dan Ciayunan. Hasil produktivitas meningkat kualitas sangat bagus.
Menurut Rudi Hermawan sebagai pelaku usaha kopi, secara exsclusive beliau menjelaskan kepada awak media saya sudah 15 thn menggeluti dunia kopi, bermula sebagai barista kemudian menjadi entrepreneurship dibidang kopi.
Mulai dari bekerja sama orang lain, mempelajari kopi dari menanam, merawat, memanen hingga mengolah kopi dan menguasai pasar global internasional.
"Sehingga berhasil exspor kopi ke amsterdam sebanyak 61ton dan mesir dengan mekanisme kerjasama sesuai pesanan. Kini permintaan kopi lokal Sukabumi mengalami peningkatan secara signifikan," tuturnya.
Selanjutnya Rudi menjelaskan melihat permintaan pasar luar negri yang meningkat, dan harga kopi sangat bagus banyak petani yang asalnya menanam sayuran berpindah menanam kopi. Selain menyerap tenaga kerja lokal, juga memberdayakan masyarakat mulai dari anak muda dan ibu- ibu menjadi berdaya di daerah tsb.
Selama ini saya bermitra dengan para petani lokal di kabupaten Sukabumi, sekarang saya terjun langsung di daerah Sukamaju.
Saya melihat potensi di desa Sukamaju banyak lahan tidak produktif. Saya mengajak kepala desa Sukamaju untuk menanam kopi dilahan tsb dan alhamdulillah bapak Herlan selaku kepala desa menyambut baik saran saya.
"Untuk permulaan kita menanam dilahan seluas 1hektar, insyaAllah ke depannya akan bertambah," pungkasnya. (Red)


Social Footer