Breaking News

Polrestabes Semarang Gelar Apel Pasukan Ops Keselamatan Candi 2026

 


Semarang, mediabhayangkara.id – Polrestabes Semarang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Ops Keselamatan Candi-2026”, Senin (2/2/2026) pagi, di Halaman Apel Mapolrestabes Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Apel yang berlangsung pagi yang cerah ini, dipimpin oleh Wakapolrestabes Semarang Kombes Pol. Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.Si. selaku pimpinan apel. Bertindak sebagai Perwira Apel Kompol Agus Darmayuda, S.Sos., M.A. yang menjabat Wakasatlantas Polrestabes Semarang, serta AKP Darmin, S.H., M.H. selaku Komandan Apel yang juga menjabat Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Semarang.

Dalam sesi tanyajawab bersama awak media wakapolrestabes Semarang, Kombes Pol Wiwit menyampaikan “Penindakannya itu dengan menggunakan ETLE ya, terus tak menutup kemungkinan juga kita akan melakukan penilangan terutama di sektor-sektor yang memang bisa membahayakan masyarakat terutama balap liar, Knalpot Brong walaupun sekarang intensitasnya juga tidak bayak karena masyarakat bisa melaporkan melalui aplikasi LIBAS” terang Kombes Pol Wiwit.

Apel diikuti oleh 258 personel yang terlibat dalam Ops Keselamatan Candi-2026 di wilayah Polrestabes Semarang. Turut hadir sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Dandenpom IV/5 Semarang, para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Semarang, para Kapolsek jajaran, Kaurlat Kodim Kota Semarang, Kabid Lalu Lintas dan Kabid DalTib Dinas Perhubungan Kota Semarang, serta Kabid Tibum Satpol PP Kota Semarang.

Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang dibacakan oleh Wakapolrestabes Semarang, disampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus memastikan sinergi dan koordinasi seluruh unsur terkait agar pelaksanaan operasi di lapangan berjalan optimal.

Disebutkan pula bahwa Operasi Keselamatan Candi-2026 merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan total 3.592 personel di seluruh Jawa Tengah. Operasi ini mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Kapolda Jawa Tengah juga menyoroti data penurunan pelanggaran lalu lintas di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025. Meskipun terjadi tren penurunan pelanggaran, tilang, dan teguran, seluruh jajaran diminta untuk tetap meningkatkan upaya edukasi dan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Dalam pelaksanaan operasi, penindakan akan dilakukan melalui ETLE statis dan mobile, serta pemberian teguran. Adapun sasaran operasi meliputi pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti penggunaan kendaraan tidak layak jalan, tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, hingga pengaruh alkohol saat mengemudi.

Kapolda Jawa Tengah menegaskan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan pelayanan yang humanis, sopan, dan profesional, serta menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat mencoreng citra Polri. Selain itu, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan operasi.

Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Candi-2026 di Polrestabes Semarang menjadi momentum awal untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Semarang. (Khnza Haryati)



Para Pembina Media Bayangkara Group

Para Pembina Media Bayangkara Group

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolsek Bubutan Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Kapolrestabes Surabaya

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close