JAKARTA, mediabhayangkara.id — Pada hari Sabtu (21/3/2026), pukul 19:16:46 WIB di Tengah Samudra Atlantik diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis parameter update menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M6.7. Episenter gempabumi terletak di laut pada koordinat 23.89° LU; 45.84° BB pada kedalaman 10 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas penyesaran dasar laut di zona pemekaran tengah Samudra Atlantik. Gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip).
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
sumber ; BMKG

Social Footer