SRAGEN, mediabhayangkara.id – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Salah satunya ditunjukkan oleh jajaran Polsek Sumberlawang, Polres Sragen, yang turun langsung melakukan pengecekan lahan tanam jagung milik warga di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan jagung milik Warsito, yang berada di Dukuh Sidomulyo RT 16, Desa Ngandul, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi itu menjadi salah satu titik pertanian produktif yang terus dipantau perkembangannya sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan masyarakat.
Pengecekan dilakukan oleh personel Polsek Sumberlawang, yakni Aiptu Suyamto dan Aipda Slamet R, dengan tujuan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap aktivitas pertanian warga.
Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung dilaporkan tumbuh sehat, subur, dan minim gangguan penyakit. Tanaman saat ini memiliki tinggi rata-rata sekitar 40 hingga 45 sentimeter, dengan jumlah daun berkisar 10 sampai 11 lembar, pada usia tanam kurang lebih 35 hari.
Secara visual, tanaman tampak berkembang dengan baik, ditandai dengan warna daun hijau segar, pertumbuhan yang merata, serta tidak ditemukannya serangan hama maupun penyakit ulat yang berpotensi mengganggu hasil panen.
Selain itu, kebutuhan air tanaman sejauh ini masih tercukupi dari curah hujan, sementara proses perawatan juga telah berjalan dengan baik. Petani diketahui sudah melakukan pemupukan sebanyak satu kali, dengan kondisi ketersediaan pupuk yang dilaporkan mudah diperoleh dan lancar.
Berdasarkan perkembangan pertumbuhan tanaman saat ini, lahan jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal Juni 2026, dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 1.200 kilogram.
Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting ketahanan pangan.
Menurutnya, keberhasilan petani dalam mengelola lahan produktif perlu terus didorong dan dikawal, agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Melalui pengecekan ini, kami ingin memastikan lahan pertanian warga tetap produktif, terawat, dan berpotensi memberikan hasil yang maksimal,” ujar AKP Sudarmaji.
Ia menambahkan, penguatan ketahanan pangan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat, khususnya para petani sebagai garda terdepan sektor pangan.
Dengan kondisi tanaman yang saat ini tumbuh optimal, lahan jagung milik warga di Desa Ngandul tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bahwa sektor pertanian di wilayah Sumberlawang memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menopang ketahanan pangan daerah.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (Khnza Haryati)

Social Footer