SRAGEN, mediabhayangkara.id – Jajaran Polsek di wilayah Polres Sragen bergerak langsung ke lapangan melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung di sejumlah lahan baku sawah milik petani. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026.
Pengecekan dilakukan secara serentak oleh beberapa Polsek, di antaranya Polsek Sumberlawang, Plupuh, Kalijambe, Gondang, hingga Tangen dengan menyasar berbagai lahan pertanian jagung di wilayah Kabupaten Sragen.
Di Kecamatan Sumberlawang, petugas melakukan pengecekan lahan jagung seluas sekitar 1.500 meter persegi milik petani bernama Darmono di Dukuh Nganti, Desa Ngandul. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung berusia sekitar 50 hari dengan tinggi mencapai 90 hingga 100 centimeter, memiliki 11 hingga 13 lembar daun dan dalam kondisi sehat tanpa serangan hama. Tanaman tersebut diperkirakan akan dipanen pada pertengahan Mei 2026 dengan estimasi hasil sekitar 1,2 ton.
Sementara itu di wilayah Kalijambe, jajaran Polsek Kalijambe melakukan pengecekan lahan baku sawah milik petani Jarno seluas kurang lebih 5.000 meter persegi di Dukuh Kaliuang, Desa Jetiskarangpung. Dari hasil pengamatan, tanaman jagung tumbuh sangat baik dengan tingkat keberhasilan mencapai sekitar 99 persen. Tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen sekitar 35 hari ke depan.
Di Kecamatan Gondang, pengecekan juga dilakukan pada lahan jagung milik petani Sutar seluas 1.000 meter persegi di Dukuh Munggur, Desa Tunggul. Tanaman jagung jenis Pertiwi 6 yang ditanam sejak akhir Desember 2025 tumbuh subur dengan usia sekitar 70 hari dan diperkirakan siap panen pada akhir April 2026.
Sedangkan di wilayah Tangen, petugas mengecek lahan jagung seluas 2.000 meter persegi milik Rusdianto di Dukuh Blawong, Desa Katelan. Tanaman jagung yang berusia sekitar 45 hari memiliki tinggi sekitar 70 centimeter dengan kondisi pertumbuhan yang baik dan didukung ketersediaan pupuk serta pengairan yang memadai.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsi Indyasari menjelaskan bahwa keterlibatan jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polres Sragen bersama jajaran Polsek terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap lahan pertanian masyarakat. Langkah ini sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan serta implementasi program prioritas pemerintah,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, selain memastikan keamanan wilayah, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Dengan kondisi tanaman yang rata-rata tumbuh sehat dan minim serangan hama, para petani di Sragen optimistis hasil panen jagung tahun ini dapat meningkat dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan nasional.
Selama rangkaian kegiatan pengecekan di berbagai wilayah tersebut, situasi terpantau aman, tertib, dan berlangsung lancar. (Khnza Haryati)

Social Footer